Senin, 27 Oktober 2014

Hanya di Indonesia , Lima Gol Bunuhdiri Terjadi dalam Waktu Lima Menit


Fakta Unik bahkan bisa dibilang "AneH" terjadi di pertandingan terakhir Babak 8 Besar Divisi Utama Liga Indonesia 2014 Grup N antara PSS Sleman melawan PSIS Semarang di Lapangan militer milik Akademi Angkatan Udara (AAU) Adisutjipto Yogyakarta, Berbah, Sleman, Minggu (26/10/2014).

Taukah Anda...?







Pada pertandingan ini, 5 Gol tercipta hanya dalam kurun waktu 5 menit saja, Gol yg tercipta pun terbilang aneh, bagaimana tidak? 5 Gol yg tercipta tersebut kesemuanya merupakan buah hasil dari Gol bunuh diri masing-masing tim.( Duh Dek )

Gol pertama dan ke-2 terjadi di menit 87' dan 89' untuk PSIS Semarang, yang mana 2 gol tersebut tercipta bukanlah hasil dari kerja sama pemain PSIS Semarang, melainkan hasil dari gol bunuh diri para pemain PSS Sleman yang sengaja memasukkan 2 gol tersebut ke gawang PSS Sleman sendiri.
Seolah tak ingin menang, pada menit 90' 92' dan 93' PSIS Semarang juga
memasukkan 3 Gol lagi ke gawangnya sendiri dengan sengaja.





"Pemain kami emosi karena PSS mencetak gol bunuh diri lebih dulu," kata Manajer PSIS, Wahyu Winarto, seperti dikutip dari Bolanews.com.

Pelatih Herry Kiswanto enggan berkomentar lebih jauh. Ia hanya menegaskan, dirinya sebagai mantan pesepak bola kecewa dengan adanya kejadian itu.

Kemungkinan besar kedua tim tak mau menang untuk menghindari Borneo FC pada babak semifinal dengan alasan faktor nonteknis yang kental di sana. Borneo FC finis di posisi kedua dengan raihan 10 poin, di bawah Martapura FC.




Mungkin sebentarlagi kedua tim akan mendapatkan sanksi dari PSSI ( Persatuan Sepakbola Seluruh Indonesia ) terkait hal ini .   Dan mungkin hal ini akan masuk ke On The Spot sebagai 7 Pertandingan paling aneh di Dunia hheee :-) .



Perlu anda ketahui Admin adalah seorang BCS ( Brigata Curva Sud ) , jadi Saya ( Admin ) sangat terkejut atas kejadian ini .  Awalnya saya senang karena PSS menang . Tapi dengan adanya kontroversi ini saya was was akan adanya sanksi yang akan di berikan oleh PSSI . Semoga saja kedua tim tidak mendapatkan sanksi dan kejadian ini tidak boleh lagi terjadi di Indonesia karena ini sangat-sangat memalukan .

Tidak ada komentar:

Posting Komentar